Alvin Taulu & Tim Mengeksplor Pesona Bawah Laut di Likupang Minut

0
14

Likupang, SulutUp.com – Kawasan bawah laut di Daerah Super Prioritas Likupang, ternyata sangat menarik dan menantang, ini diakui langsung oleh salah satu pengusaha sukses berdarah Kawankoan yang sempat berkarir di United Nation (UN), Alvin Taulu.

Pemilik sertifikat selam berlabel Confederation Mondiale des Activites Subaquatiques (CMAS) ini, menceritakan pengalaman menantangnya pada Rabu (26/5) lalu, saat menjelajah sekaligus mengeksplor kawasan bawah laut di Likupang, tepatnya di spot yang paling menantang para diver alias penyelam, Sahawung Pulau Bangka Kecamatan Likupang Timur.

Ketua Panitia Sulawesi Utara (Sulut) Hebat Likupang Underwater Photografi ini, menyelam dikedalaman 18 meter di spot yang paling ditakuti sekaligus disukai para penyelam. Menurutnya, sudah tepat jika kawasan Pulau Bangka dan Likupang menjadi tuan rumah untuk Kejuaraan underwater fotografi yang akan digelarnya pada 1 Juli hingga 3 Juli mendatang.

“Sangat indah, dan obyek foto bawah laut sangat beragam. Mulai dari, soft coral yang sehat berukuran besar dengan warna warni nya yang unik amat mudah ditemui di kedalaman 10 meter. Schooling fish nya juga mudah ditemui selain beberapa biota laut yang juga tidak kalah menarik. Jadi para peserta nantinya tidak akan kehabisan stok obyek foto,” jelas nya.

Pada penyelaman selama 51 menit ini juga sangat berkesan, pasalnya pria yang besar di Australia dan Filipina ini harus menghadapi arus kencang, namun karena pengalamannya sebagai penyelam senior membuat aksi alam ini tidak membuatnya gagap untuk menikmati pesona Likupang bawah air.

“Intinya, Presiden RI kita, sangat tepat menjadikan Likupang sebagai destinasi pariwisata unggulan. Alam darat dan bawah lautnya sama menarik dan indahnya. Mari kita bangga dengan pesona alam ini, mari kita jaga dan jangan jadikan laut sebagai tempat sampah,” tambah mantan petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI.

Dalam penyelamannya mengeksplor kawasan bawah laut Sahawung, Taulu juga didampingi oleh instruktur selam kenamaan Sulut, Nelson Uada dan dive master Noldy Hasibuan. (***)