Kasus Pembunuhan Oma Nona di Sarongsong Dua Terungkap

0
131

Minut, SulutUp.com  – Sat Reskrim Polres Minahasa Utara (Minut) gelar Press Release pengungkapan kasus pembunuhan Fredrika Maluega (70) yang biasa disapa oma Nona, warga kelurahan Sarongsong Dua kecamatan Airmadidi Minut, dengan tersangka pelaku pembunuhan Richard (19) warga desa Suwaan jaga lll kecamatan Kalawat Minut.

Kapolres Minut AKBP Grace Rahakbau SIK MSi yang didampingi Wakapolres Kompol Hans Biri dan Kasat Reskrim AKP Fandi Ba’u SIK mengungkapkan kronologis kejadian pada hari Senin 12 April 2021 pukul 01:00 WITA dirumah korban, dimana tersangka masuk kedalam rumah korban melalui ventilasi dengan menggunakan sarung tangan dengan maksud ingin mencuri karena tersangka yang pecandu game online kehabisan kuota.

Tersangka mengambil rokok sekitar 12 bungkus, voucher kuota dan snack kemudian keluar, namun kembali masuk lagi dan menuju kamar oma Nona bermaksud mengambil dompet berisi uang, namun korban yang sedang tidur terbangun membuat tersangka panik karena korban sangat mengenal tersangka, dan langsung mengambil gunting menusuk leher korban. Setelah ditusuk, korban terjatuh ke lantai dan tersangka menutup kepala korban dengan bantal dan menusuk korban sebanyak 21 kali.

Sejak ditemukannya jenazah oma Nona pada Senin 12 April 2021, Tim Resmob Polres Minut langsung melakukan penyidikan, dan saat mendapat informasi dari salah satu tokoh masyarakat, Kapolres Grace Rahakbau didampingi Kasat Reskrim Fandi Ba’u langsung mengamankan tersangka di Desa Suwaan Jaga III kecamatan Kalawat dengan sejumlah barang bukti yang disembunyikan dibawah septic tank, pada hari Jumat 16 April 2021.

“Berdasarkan informasi dari salah satu tokoh masyarakat dan kerjasama dari orang tua korban, tersangka berhasil diamankan di Desa Suwaan kecamatan Kalawat pada hari Jumat 16 April pukul 23:30 WITA, dan tersangka akan dijerat pasal 338 KUHP subsider pasal 351 ayat 3, KUHPIDANA dan atau Pasal 365 ayat 3 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara,” ucap Kapolres Grace Rahakbau.

Sementara Kasat Reskrim Fandi Ba’u SIK mengatakan, tersangka melakukan pembunuhan bukan direncanakan, tetapi dengan motif awal ingin mencuri, dalam hal ini tidak ada intervensi dari pihak-pihak lain dan akan ditindaklanjuti jika ada informasi yang baru.
(ekin)