Kejari Minut Musnahkan Babuk Tindak Pidana Sejak September-Desember 2020

0
17

Minut, SulutUp.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Utara (Minut) melakukan pemusnahan barang bukti (Babuk) perkara tindak pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, disaksikan oleh perwakilan dari Polres Minut, Pengadilan Negeri Airmadidi, Pemkab Minut, DPRD Minut dan tokoh agama serta Forjubir Biro Minut, dilapangan Kantor Kejari Minut, Kamis 16 Desember 2020.

Kepala Kejari Minut, Fanny Widyastuti SH MH mengatakan, pemusnahan babuk tindak pidana terhitung dari bulan September-Desember yang terdiri dari senjata tajam, 29 lembar uang palsu Rp100 ribu dan 40 lembar Rp 50 ribu dengan total nilai Rp 3,9 juta, babuk narkotika jenis shabu seberat 10,10 gram serta pakaian korban penganiayaan dan kasus cabul.

Kajari Fanny Widyastuti mengatakan, sepanjang tahun 2020 ini, Kabupaten Minahasa Utara masih didominasi kasus pencabulan dan penganiayaan. Untuk kasus pencabulan, 60% pelaku pencabulan dilakukan oleh orang terdekat korban. Sedangkan terjadinya kasus-kasus pelanggaran hukum lainnya terjadi karena dipicu minuman keras.

“Dalam setahun, Kejari Minut melakukan pemusnahan barang bukti sebanyak 2 atau 3 kali. Pemusnahan babuk ini untuk 12 perkara Pidana Umum (Pidum) dan 2 perkara Narkotika sejak bulan September sampai Desember 2020,” kata Kajari Fanny Widyastuti.
(ekin)